Social Icons

Pages


Thursday, August 1, 2013

Ada Klub Sepak Bola Muslim di Brazil

Sao Paulo - Brazil dikenal sebagai negara dengan pemain sepak bolanya yang berkelas dunia. Namun di negara yang mayoritas non muslim ini, ternyata ada satu klub sepak bola muslim. Alhamdulillah!

Al Shabab, klub sepak bola muslim pertama di Brazil. Klub ini dibentuk sebagai kombinasi antara olah raga dan religi. Aturan yang diterapkan pun berbasis pada ajaran Islam.

Sebagaimana dikutip dari Brazil-Arab News Agency, Rabu (31/7/2013), klub ini didirikan oleh seorang pebisnis Gaber Arraji pada bulan Mei tahun lalu. Sejak beberapa tahun lalu, Arraji menyadari adanya kekurangan akan pemain Muslim di Brazil ini. Ia kemudian memiliki ide untuk membentuk sebuah tim yang dilandasi ajaran Islam. Dengan dibantu oleh mantan pemain Atletico do Parana, Gustavo Caiche, tim yang dirancang oleh Arraji pun akhirnya terbentuk.

Klub sepak bola yang bernama Al Shabab ini lalu dipromosikan ke sekolah-sekolah Islam. Al Shabab, yang berarti "Pemuda" sudah memiliki 78 pemain. Semuanya berusia di bawah 20 tahun. Meskipun klub ini mengusung ajaran Islam dalam penerapan aturannya, pemain yang beragama Islam hanya ada 12 orang saja.

Aturan-aturan yang diterapkan dalam klub ini atas prinsip-prinsip Islam. Mulai dari ibadah, menjaga makanan, bahkan soal menghargai sesama para pemain. Makanan para pemain dikontrol secara ketat. Mereka tidak disajikan makanan haram. Sesama para pemain pun tidak boleh menghina dengan kata-kata, seperti "bodoh". Jika mereka melakukan hal tersebut, mereka akan mendapat hukuman push-up dan squat-jump. Tak hanya itu, jika waktu ibadah salat tiba, mereka akan menghentikan latihannya. Ketika Ramadan seperti saat ini, jadwal latihan pun akan bergeser ke malam hari.

Sebelum memulai latihan, para pemain akan berdoa dengan dipimpin oleh seorang sheikh. Lekatnya dengan ajaran Islam, tak menutup kemungkinan ada beberapa pemain yang ingin memeluk Islam. "Gabungan antara Muslim dan non-Muslim sangat harmonis, dan mereka bahkan ingin tahu tentang agama ini," ungkap Arraji.

Klub Al Shabab masih belum bergabung dengan Federasi Sepakbola Sao Paulo (FPA). Karena itu, pada Kejuaraan Sao Paulo de Juniores yang berlangsung pada Januari 2013, Al Shabab bekerja sama dengan klub Sao Jose.

Al Shabab juga masih belum memiliki markas sendiri. Saat berlatih, klub ini masih menumpang di Stadion Municipal Antonio Fernandes di Guaruja. Arraji mengatakan bahwa Al Shabab masih mencari dukungan agar klub ini bisa berdiri sendiri dan berkembang. Ia mengharapkan perusahaan-perusahaan dan organisasi Islam mau membantu dan mendukung tim ini agar menjadi tim yang mandiri.

http://ramadan.detik..com/read/2013/...zil?r992202625

Postingan menarik lainnya:

Blog Archive